Kalau
kamu hobi nonton serial televisi Korea, pasti ketika nonton crime series
berjudul Ghost, kamu akan ngiler menyaksikan penggunaan aneka perangkat canggih
di serial televisi ini. Smartphone premium, LCD berukuran raksasa canggih,
komputer tipe server yang keren, dan pasti juga jaringan LTE alias 4G tertera
pada Samsung Galaxy SIII dan Galaxy Note yang bertebaran di sepanjang film!
(Info: Korea adalah salah satu negara di dunia dengan jaringan Internet
tercepat)

Menyaksikannya,
PG jadi ngiler banget nih. Apakah nantinya jaringan 4G ini akan masuk ke
Indonesia? Kapan dan kira-kira berapa harganya? Mudahkah jaringan ini diakses?
Sekedar informasi, saat ini Indonesia tidak memiliki jaringan LTE atau 4G.
Meskipun demikian, iPhone 5 dan Samsung Galaxy SIII tercatat paling laris di
Indonesia – padahal kita tidak bisa memanfaatkan fitur yang menjadikan
smartphone tersebut istimewa. Hehe..
PG jadi
tertarik untuk membahas tentang 4G – apakah itu jaringan 4G dan bagaimana nanti
penggunaannya di Indonesia?
4G adalah kependekan dari “fourth generation”dan mewakili
generasi keempat untuk standar komunikasi mobile. standar tersebut ditetapkan oleh International
Telecommunication Union, dengan patokan kecepatan transfer data
100MB per detik. Wow!
Catat fakta ini: Sebenarnya tidak ada area teknologi komunikasi mobile yang mampu memenuhi standar ini. Secara
teknis, implementasinya digunakan oleh kebanyakan provider telekomunikasi di
dunia (dikenal dengan nama Long Term Evolution atau
LTE). Secara teoritis mereka mampu memenuhi standar 4G, tapi saat ini belum
mampu melakukannya. Yang lebih buruk, beberapa provider melekatkan ‘merek’ 4G
tersebut pada ponsel meskipun ini hanya upgrade dari
teknologi 3G.
Jadi,
sebenarnya standar 4G yang ada sekarang masih ‘belum’ masuk kriteria 4G
sesungguhnya. Meskipun demikian, ponsel yang bisa memanfaatkan jaringan
tersebut dikatakan lebih cepat daripada menggunakan jaringan 3G biasa.
Apakah
4G memang lebih cepat daripada 3G?


Pada
dasarnya, meskipun memang 4G yang sekarang digembar-gemborkan itu belumlah
mencakup teknologi 4G yang sesungguhnya, akan tetapi jelas lebih cepat dari
teknologi 3G. Berdasarkan pengalaman seorang pengguna ponsel berteknologi LTE,
kecepatan downloadnya meningkat dari di bawah 1 Mbps hingga mendekati 14 Mbps –
sebuah lonjakan yang signifikan – dengan syarat bahwa download tersebut
dilakukan di area yang ter-cover oleh sinyal 4G. Di AS, provider penyedia
sinyal 4G yang dikatakan sebagai yang terbaik adalah Verizon.
Bagaimana
bisa mengukur kecepatan 4G?

Bila
ingin memeriksa kecepatan 4G, maka kamu bisa menggunakan aplikasi Speedtest.net
untuk iOS atau Android. Aplikasi ini bisa membantu kamu menilai kecepatan
download dan upload smartphone kamu. Tapi memang ini juga tergantung pada area
berlakunya 4G.
Bagaimana dengan Indonesia? Kabar terbaru menyatakan bahwa
layanan seluler generasi keempat (4G) dengan teknologi Long Term Evolution
(LTE) akan beroperasi di Indonesia mulai tahun 2013 memakai frekuensi 2,3 GHz
yang juga ditempati oleh layanan Wimax. Menkominfo Tifatul Sembiring
mengungkapkan bahwa teknologi LTE untuk seluler 4G memungkinkan untuk
dihadirkan tahun depan tanpa perlu menunggu migrasi TV analog ke TV digital
tuntas di 2018. Seperti diketahui, frekuensi 700 MHz yang saat ini ditempati oleh
penyelenggara TV free to air masih dalam tahap migrasi ke layanan TV
digital. Saat ini, Kementrian Telekomunikasi dan Informasi masih mencari
frekuensi mana yang cocok untuk ditempati oleh teknologi 4G tersebut.
Kelemahan
teknologi 4G

Harga
memang menjadi salah satu pertimbangan. Smartphone berteknologi 4G hingga kini
masih di kisaran harga yang cukup fantastis. Masalah berikutnya adalah
jangkauan area. Bahkan di AS sendiri, banyak area yang belum ter-cover oleh
sinyal 4G.
Masalah
terakhir adalah dalam hal baterai. 4G memang cepat, tapi memerlukan sinyal yang
kuat untuk bekerja, dan ini memakan banyak tenaga. Saat ini di wilayah-wilayah
dimana 4G bisa digunakan, smartphone dengan teknologi tersebut ‘berjuang’ untuk
bisa bertahan menyala selama sehari dalam area 4G. Akan tetapi untunglah
beberapa smartphone memiliki teknologi untuk menjadikan ponsel tersebut tetap
berjalan hanya menggunakan sinyal 3G saja.
Kesimpulan
akhirnya, teknologi 4G memang menjanjikan kecepatan download dan upload yang
lebih baik untuk kamu yang menggilai aktivitas berinternet menggunakan
smartphone. Tapi hal itu akan mengorbankan baterai dan juga tidak menjamin kamu
akan mendapatkan sinyal yang sama di lokasi berbeda.

0 komentar:
Posting Komentar